Langsung ke konten utama

CARA MENAMBAH HARD DISK VIRTUAL DI VIRTUAL BOX


Langkah yang harus dilakukan adalah :
1.      Pertama Buka aplikasi virtual box lalu pilih OS yang ingin ditambah  harddisknya, lalu “double click” pada menu penyimpanan.


2.      Pada menu “penyimpanan”, klik “icon” yang ditunjukan oleh gambar panah.


3.      clik “ciptakan dish baru”.


4.      Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut, beri nama harddisk yang akan ditambahkan lalu pilih alokasi tempat penyimpanan. Atur juga besar harddisk yang akan ditambahkan. Pilih tipe berkas harddisk dan penyimpanan harddisk fisik lalu klik “buat”.


5.      Jika sudah diatur maka pada tampilan menu “penyimpanan” akan muncul harddisk yang sudah dibuat lalu klik “Ok”.


6.      Setelah harddisk yang sudah dibuat muncul, lalu jalankan operating sistem windows 7. Klik “start” kemudian buka "computer" lalu lihat apakah hard disk yang dibuat sudah ada, jika belum ada klik “start” kemudian klik kanan pada menu “computer” lalu pilih “manage”.





7.      Pada “computer management”, pilih storage lalu klik “disk management”, centang disk kemudian klik “ok”


8.      Harddisk sudah aktif tapi belum terdeteksi oleh sistem operasi.


9.      Agar harddisk baru dapat terdeteksi oleh sistem operasi, hal yang harus dilakukan adalah dengan klik kanan pada mouse lalu pilih “new simple volume”.


10.  Klik “next”

11.  Atur kapasitas volume hard disk yang akan digunakan lalu klik “next”.


12.  Pilih tipe format yang akan digunakan kemudian klik “next”, jika proses sudah selesai warna pada disk yang awalnya hitam akan berubah menjadi biru, lalu klik start pilih "computer". lihat apakah harrddisk yang baru sudah ada.




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHOTOELASTICITY

Photoelastisitas adalah suatu metode eksperimental untuk menditeksi tingkat distribusi dalam suatu material. Metode digunakan dalam kasus dimana metode matematika sangat rumit untuk dicari / didefinisikan. tidak seperti metode analisis, photoelastisitas memberikan gambar yang akurat dari tingkat distribusi, bahkan meskipun adanya diskontinuitas dari bahan tersebut. Metode ini merupakan metode yang tepat untuk mencari titik kritis dalam suatu material, dan digunakan untuk menentukan konsentrasi tegangan pada geometri yang teratur. Sejarah Fenomena fotoelastis pertama kali dijelaskan oleh seorang fisikawan asal Skotlandia David Brewster Fotoelastisitas dikembangkan pada awal abad kedua puluh , karya EGcoker dan LNG Filon dari Universitas London. Buku mereka yang berjudul Treatise on Photoelasticity yang dipublikasikan tahun 1930 oleh Percetakan Cambridge menjadi acuan dasar tentang teori ini. Antara tahun 1930 dan 1940 muncul buku lain dalam [bahasa Rusia [| Rusia]], [ba...

SINAR-X

Sinar-X Sinar-X sebenarnya merupakan radiasi elektromagnetik yang membawa energi, yang diserap oleh beberapa zat tetapi tidak oleh zat lain. Salah satu contoh penggunaan sinar-X adalah untuk mendiagnosa terjadinya patah tulang. Pada prosedur ini, radiasi sinar-X diproyeksikan pada bagian tubuh yang mengalami patah tulang. Mesin sinar-X akan menembakkan foton yang menembus tubuh dan sebagian diserap tulang. Foton yang tidak diserap lantas tertangkap pada film yang menunjukkan gambar tulang beserta patah atau retak yang terjadi. Selain dalam bidang kesehatan, pemindaian sinar-X juga luas digunakan dalam bidang lain seperti untuk memindai bagasi penumpang di bandara, atau mencari benda-benda berbahaya tersembunyi seperti bom atau senjata api. Penemuan Sinar-X Pada bulan November 1895, Wilhelm Rontgen, seorang profesor fisika dari Jerman menemukan sinar-X saat meneliti tabung Crookes (tabung yang berisi gas untuk mempelajari elektron). Secara tidak sengaja, setelah membungkus ...